Rabu, 23 Februari 2011




LAPORAN OBSERVASI

Konseling Karier di SDN 01 Balai Batu Kecamatan Limo Kaum



Oleh:


RAHMAD WAHYUDI
SRI MARYATI
QORI AINA ZUKRI
TITI NURFATIMAH
WINDA SEPTIA NANDA




Dosen:

IRMAN, M.Pd

PROGRAM STUDI BIMBINGAN KONSELING JURUSAN TARBIYAH SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGRI (STAIN)
BATUSANGKAR
2010



HASIL OBSERVASI KONSELING KARIR
DI SDN 01 BALAI BATU KECAMATAN LIMA KAUM

A.    Pendahuluan
Manusia adalah makhluk yang sempurna karna manusia memiliki fikiran sehingga manusia mampu membedakan baik atau buruknya sesuatu, apalagi dalam mengambil suatu tindakan atau keputusan. Pada dasarnya manusia adalah makhluk yang unik karena setiap manusia memiliki sifat, keinginan, dan kebutuhan yang berbeda.
Dari perbedaan tersebut tentu akan memunculkan karier yang berbeda antara seseorang dengan yang lainnya, sehingga didalam kehidupan tak terhitung banyaknya karier. Karier merupakan panggilan hidup yang mana melalui karier seseorang bisa mengaktualisasikan diri sehingga memperoleh kepuasan tersendiri.

B.     Latar Belakang dan Tujuan
Sebagaimana yang kita ketahui dan telah dipelajari, konseling karier memiliki peranan penting dalam dunia pendidikan mulai dari tingkat sekolah dasar hingga ke perguruan tinggi, melalui konseling karier peserta didik dapat mengetahui segala sesuatu yang berhubungan dengan karier yang dapat membantu peserta didik untuk mengarahkan masa depan pendidikannya sesuai dengan karier yang diinginkan.
Hal yang melatarbelakangi penulis untuk melakukan observasi tentang konseling karier di SDN 01 Balai Batu Kecamatan Lima Kaum adalah untuk mengetahui sejauh mana penerapan Konseling Karier di Sekolah Dasar selain itu observasi ini juga bertujuan untuk memenuhi tugas mata kuliah Konseling Karier.

C.    Hasil Observasi Konseling Karir di SDN 01 Balai Batu Kecamatan Lima Kaum
Berdasarkan observasi yang telah kami lakukan di SDN 01 Balai Batu kecamatan Lima Kaum, kami mendapatkan hasil sebagai berikut:
1.      Pelaksanaan pengenalan karier di SDN 01 Balai Batu tidak mempunyai waktu khusus.
2.      Pengenalan karier di SDN 01 ini hanya digambarkan secara umum melalui mata pelajaran.
3.      Bagi siswa kelas satu pengenalan karier ini tidak terlalu difokuskan karena bagi siswa kelas satu materi pembelajaran lebih ditekankan kepada keterampilan membaca, menulis dan berhitung.
4.      Sedangkan pengenalan karier bagi siswa kelas dua dan selanjutnya hanya disampaikan melalui cerita dan gambar.
5.      Selain itu pada siswa kelas dua sampai kelas enam pengenalan karier ini dapat melalui membaca dan menulis, dengan membaca peserta didik akan termotivasi untuk menjadi apa yang telah diceritakan dalam bacaan tersebut, sedangkan pengenalan karier melalui menulis peserta didik disuruh untuk mengarang, dalam mengarang ini peserta didik dapat menceritakan keinginan dan cita-cita karir yang di inginkannya.
6.      Jadi dapat kita ketahui bahwa pengenalan karier di sekolah dasar hanya digambarkan secara umum saja.
D.    Kesimpulan
Sebagaimana yang kita ketahui dan telah dipelajari, konseling karier memiliki peranan penting dalam dunia pendidikan mulai dari tingkat sekolah dasar hingga ke perguruan tinggi, akan tetapi kenyataan dilapangan sangat bertolak belakang sekali dengan teori-teori yang telah kita pelajari.
Dari hasil observasi yang telah dilakukan dapat diambil kesimpulan:
1.      Tidak adanya guru pembimbing dan program Bimbingan Konseling di sekolah dasar tersebut.
2.      Pengenalan karier di sekolah dasar sangat minim sekali, selain itu tidak ada waktu khusus untuk pengenalan karier itu sendiri.
3.      Pengetahuan pendidik tentang karier pun juga sangat kurang karena pendidik menyamaratakan antara karier dan pekerjaan yang pada dasarnnya memilki perbedaan yang sangat jelas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar